Susahnya (penduduk negeri ini) membaca…

Hari ini kedatangan bapak2 umur 45 tahun untuk kontrol infeksi saluran kencing(ISK) 3 hari yang lalu. “Dok, kok masih sakit ya?tapi udah agak mendingan”. Otak pun berputar. Diagnosis sudah tegak infeksi saluran kencing dengan gejala seperti nyeri saat buang air kecil(BAK), sering bolak-balik kencing, nyeri suprapubik dan hasil lab urin rutin positif untuk ISK. Tapi masih belum sembuh?

Segera saja saya kirim ke lab untuk cek urin. Angka kumannya sudah menurun, tapi tidak sedrastis pada orang yang sudah diterapi selama 3 hari(ada apa ya?). Kemudian kristal Ca-Oxalate nya positif.  Sudah resisten kah(kebal) bapak ini terhadap antibiotik? hmm,, cuma itu yang kepikiran di otak. Langsung saja tulis resep antibiotik golongan fluoroquinolone dan calcusol tablet. Pasien pun bertanya,”Kenapa ya dok kok belum ilang(rasa sakitnya)?”. Saya pun menjawab kemungkinan resistensi bakteri, bla, bla, bla.”Oh, begitu”.

Saya pun bertanya apa obatnya masih. Pertanyaan ini sebenernya buat ngecek apa obat analgetiknya(Paracetamol-red.) masih sisa. Kalau sisa kan gak perlu ngasih lagi, soalnya pro renata(kalo perlu saja diminum-red.) “Oh habis dok, tapi yang ini masih”, bapak itu mengeluarkan 2 bungkusan berisi strip parasetamol yang sudah habis dan bungkusan satunya….(weeladalah) 14 tablet putih, yang notabene adalah antibiotik yang saya resepkan 3 hari yang lalau bertuliskan 2x 2 tablet( dua kali sehari diminum 2 tablet). Ini dia nih biang keroknya!!

Dua puluh tablet yang harusnya hari ini cuma bersisa 8 tablet masih ada 14 tablet.

Bapaknya gak baca!!! Ihh, gemezz deh!! Pak, ini kan 2×2 tablet!! dengan inosentnya bapak itu bilang ,”Oh, iya, saya cuma minum 2×1, lh gak baca je.” Sambil senyam-senyum. Owalah pak, mbok dibaca aturan pakainya!!

heuu,, kok susah banget sih buat membaca? ini nih penyebab budaya baca masyarakat Indonesia terendah di antara 52 negara Asia. Miriss….

This entry was posted in Medis.

3 comments on “Susahnya (penduduk negeri ini) membaca…

  1. Cahya says:

    Sabar Dok, mungkin perlu diingatkan lagi pas ngasih resep bagaimana cara minum obatnya biar ga masalah, soalnya masyarakat kita lebih ingat kalau dikasih tahu daripada diminta baca aturan pakai🙂

  2. Gunawan Wisnu says:

    aq yakin sudah dijelaskan sama farmasinya, tapi selain ingatan yang buruk, bapaknya males baca. The puzzle fits.

    • Cahya says:

      😀

      Asal dapat obat aja, banyak orang merasa bisa sembuh. Tapi kadang lupa gimana harus menggunakannya. Atau bukan lupa, namun tidak memberikan atensi ke arah itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s