Ponari…the curious case of…

witch doctor 
–noun
a person in some societies who attempts to cure sickness and to exorcise evil spirits by the use of magic.

hehehe…Tulisan di atas mirip dengan judul sebuah movie yang dibintangi brad pitt. Maklum, saya masih euforia dengan film yang sudah saya tonton tersebut meskipun filemnya belum edar di indonesia, tetapi ada 100 jalan ke hollywood lewat internet..:)
Ponari, bocah cilik dari jombang ini is indeed a curious case. Bukan maksud menghakimi atau mendiskreditkan, marilah kita berpikir sejenak, ada apa dengan fenomena ini. Berbagai tayangan di TV rasanya sudah cukup menggambarkan kehebohan yang terjadi hingga akhirnya Ponari diamankan polisi.
Kalangan medis terutama, bersikap skeptis. hal ini wajar, karena sebenarnya antara Magis dan rasionalitas tidak memiliki sudut pandang yang sama. Kuncinya adalah pada pengamatan eksperimental. ilmu kedokteran konvensional telah mengalami transformasi berabad-abad yang ditempa dan dibentuk sedemikian rupa sehingga menjadi wujudnya yang seperti sekarang. Pendekatannya adalah dengan observasi dan kemudian dibuktikan dengan pemeriksaan penunjang, kurang lebihnya seperti itu. Sedangkan magis dapat dikatakan tidak mengalami tahap yang sedemikian rupa.
Namun, melihat fenomena Ponari, perlu kiranya kita(anda), terutama profesi medis, dan juga masyarakat pada umumnya terbuka terhadap beberapa fakta di bawah ini:
“Drug Companies Are The Source Of What Is Taught In Medical School!”(Pabrik obat adalah sumber dari apa-apa yang diajarkan di sekolah kedokteran!),telah diketahui, tentu saja, bahwa pabrik obat memberikan donor ke sekolah medis, dan bahwa seluruh kurikulum medis dari hampir semua sekolah kedokteran adalah didikte sepenuhnya oleh industri obat(di Amerika, indonesia?samasaja kalee, kita diarahkan, at least…).

lagipula, Harvard(salah satu sekolah kedokteran terkemuka di dunia) juga tidak memiliki sejarah intelektual keingintahuan yang perfect:

The Harvard Medical School menolak permintaan Presiden Charles W. Eliot (pada 1869) agar diberikan ujian tertulis kepada mahasiswa kedokteran Harvard, alasannya: “Sebagian besar siswa tidak bisa menulis cukup baik,” kata dekan, tetapi Eliot akan meninggikan standar di sekolah kedokteran.

Hal ini cukup menjelaskan kenapa tulisan dokter pada jelek,wekekekekekekk…..

One comment on “Ponari…the curious case of…

  1. […] Van Mardiyono’s Blog wrote an interesting post today on Ponari…the curious case of…Here’s a quick excerpt … hehehe…Tulisan di atas mirip dengan judul sebuah movie yang dibintangi brad pitt…. […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s